Perbedaan SAK ETAP vs PSAK IFRS SME

Pengguna SAK ETAP

  • Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP), yaitu entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan, yaitu entitas yang:
  • Tidak tercatat di pasar modal,
  • Tidak sedang dalam proses untuk pengajuan pernyataan pendaftaran di pasar modal
  • Bukan lembaga keuangan
  • Entitas dengan akuntabilitas publik signifikan :
  • Harus menggunakan PSAK – IFRS based
  • Namun, dapat menggunakan SAK ETAP jika ada regulasi yang mengijinkan penggunaan SAK ETAP. Contoh regulasi BI untuk BPR.

Latar Belakang Pengembangan SAK ETAP

  • PSAK yang mengadopsi IFRS terlalu kompleks untuk diterapkan oleh perusahaan kecil menengah di Indonesia.
  • Diterbitkan sebelum PSAK berbasis IFRS berlaku efektif sehingga UKM dan ETAP dapat memilih standar ini.
  • Tidak menghapus peluang UKM dan ETAP mengadopsi PSAK IFRS bila mampu.
  • Pada awalnya SAK ETAP mengikuti IFRS for SME yang dikeluarkan oleh IASB
  • IFRS for SMEs masih terlalu kompleks untuk ukuran perusahaan menengah di Indonesia, sehingga SAK ETAP berbeda cukup signifikan dengan IFRS for SMEs

Manfaat SAK ETAP

  • diharapkan dengan adanya SAK ETAP, perusahaan kecil, menengah, mampu untuk
  • menyusun laporan keuangannya sendiri,
  • dapat diaudit dan mendapatkan opini audit, sehingga dapat menggunakan laporan keuangannya untuk mendapatkan dana (misalnya dari Bank) untuk pengembangan usaha.
Isi SAK ETAP
§Terdiri dari 30 Bab & Daftar Istilah
  • Bab 1 – Ruang lingkup
  • Bab 2 – Konsep dan prinsip pervasif
  • Bab 3 – Pernyajian laporan keuangan
  • Bab 4 – Neraca
  • Bab 5 – Laporan laba rugi
  • Bab 6 – Laporan perubahan ekuitas dan laporan laba rugi dan …
  • Bab 7 – Laporan arus kas
  • Bab 29 – Ketentuan Transisi
  • Bab 30 – Tanggal Efektif
  • Daftar Istilah
§IFRS for SMEs, merupakan “mini” Full IFRS
  • Terdapat pengurangan opsi dan pengungkapan
  • Tidak terdapat pengakuan dan pengukuran yang berbeda dengan Full IFRS, kecuali
  • “borrowing cost” dibebankan langsung dan tidak dikapitalisasi, dan
  • terdapat pengaturan mengenai “ekuitas”
  • Target dari IFRS for SMEs adalah perusahaan menengah ke atas, termasuk entitas anak dari perusahaan terbuka.


Perbedaan Rerangka Konseptual SAK ETAP

KDPPLK SAK ETAP
Tujuan laporan keuangan Sama
Karakteristik kualitatif laporan keuangan Sama
Unsur-unsur laporan keuangan Sama
Konsep pengakuan Sama
Konsep pengukuran:

•biaya historis
•biaya kini
•nilai realisasi bersih
•nilai sekarang
Konsep pengukuran:

•biaya historis
•nilai wajar
Konsep pemeliharaan modal Tidak ada
Perbedaan Penyajian Laporan Keuangan SAK ETAP SAK UMUM
SAK UMUM SAK ETAP
•Kepatuhan terhadap SAK
•Pengungkapan atas PSAK “misleading”
•Kepatuhan terhadap SAK ETAP
Komponen laporan keuangan:

•Lap posisi keuangan/neraca
•Lap laba rugi komprehensif
•Lap perubahan ekuitas
•Lap arus kas
•Catatan atas laporan keuangan
Komponen laporan keuangan:

•Neraca
•Lap laba rugi
•Lap perubahan ekuitas
•Lap arus kas
•Catatan atas laporan keuangan
Tanggung jawab atas lapkeu Tidak ada
Dasar akrual & kelangsungan usaha Sama
SAK UMUM SAK ETAP
Neraca

•Pos minimal yang disajikan
•Klasifikasi aset dan liabilitas
•Pengungkapan
Neraca

•Pos minimal yang disajikan lebih sedikit
•Sama
•Pengungkapan lebih sederhana
Laporan laba rugi komprehensif

•Laba rugi dan pendapatan kompresensif lain
•Pos minimal
Laporan laba rugi

•Laba rugi
•Pos minimal lebih sedikit
SAK UMUM SAK ETAP
Laporan perubahan ekuitas

•Pos minimal
•Pengungkapan distribusi dividen dan dividen per saham
•Tidak diperkenankan
Laporan perubahan ekuitas

•Pos minimal lebih sedikit
•Tidak ada
•Laporan perubahan ekuitas dan saldo laba dapat menggantikan lap laba rugi dan lap perubahan ekuitas
Laporan arus kas

•Arus kas operasi disajikan dengan metode langsung atau tidak langsung
•Arus kas valas, bunga & dividen, pajak penghasilan, investasi pada entitas anak, ventura bersama & entitas asosiasi, perubahan kepemilikan, dan transaksi nonkas
•Kas yang dibatasi
Laporan arus kas

•Arus kas operasi disajikan dengan metode tidak langsung
•Arus kas bunga & dividen, pajak penghasilan, dan transaksi nonkas
•Tidak ada
SAK UMUM SAK ETAP
Catatan atas laporan keuangan

•Kebijakan akuntansi
•Sumber estimasi ketidakpastian
•Modal
•Dividen dan informasi umum entitas
Catatan atas laporan keuangan

•Kebijakan akuntansi
•Sumber estimasi ketidakpastian
Laporan Keuangan Konsolidasian SAK ETAP
SAK UMUM SAK ETAP
Laporan keuangan konsolidasian Tidak menyusun laporan keuangan konsolidasian
Laporan keuangan tersendiri (lampiran dari laporan keuangan konsolidasian)
Konsolidasi entitas bertujuan khusus
Kebijakan Akuntansi, Estimasi Akuntansi dan Kesalahan SAK ETAP
SAK UMUM SAK ETAP
Kebijakan akuntansi

•Pemilihan kebijakan akuntansi
•PSAK serupa
•Conceptual framework
•Other pronouncements, literatur dan praktik
•Dampak penerapan PSAK yang akan berlaku
Kebijakan akuntansi

•Pemilihan kebijakan akuntansi
•Bagian SAK serupa
•Conceptual framework
•SAK umum
•Other pronouncements, literatur dan praktik
•Tidak ada
Estimasi akuntansi Sama
Kesalahan Sama
Instrumen Keuangan SAK ETAP dan SAK UMUM
SAK UMUM SAK ETAP
Instrumen keuangan Efek yang diperdagangkan (marketable securities)
•Diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi
•Tersedia untuk dijual
•Dimiliki hingga jatuh tempo
•Pinjaman yang diberikan dan piutang
•Diperdagangkan
•Tersedia untuk dijual
•Dimiliki hingga jatuh tempo
Maksud dan kemampuan Maksud
Persediaan pada SAK ETAP
SAK UMUM SAK ETAP
Biaya perolehan atau nilai realisasi neto (mana lebih rendah) Sama
FIFO dan rata-rata tertimbang Sama
Persediaan pialang-pedagang komoditi menggunakan fair value Tidak ada
Persediaan pemberi jasa Sama
Investasi pada Entitas Asosiasi
SAK UMUM SAK ETAP
Pengaruh signifikan

•Faktor kuantitatif dan kualitatif
•Hak suara potensial
Pengaruh signifikan

•Faktor kuantitatif
•Tidak ada
Metode ekuitas Metode biaya
Investasi pada entitas asosiasi yang tersedia untuk dijual Tidak ada
Investasi pada Joint Venture SAK ETAP
SAK UMUM SAK ETAP
Pengendalian bersama operasi Pengendalian bersama operasi
Pengendalian bersama aset Pengendalian bersama aset
Pengendalian bersama entitas

•Metode ekuitas atau proporsional konsolidasi
Pengendalian bersama entitas

•Metode biaya
Investasi pada Entitas Anak SAK ETAP
SAK UMUM SAK ETAP
Pengendalian, termasuk entitas bertujuan khusus Pengendalian, tidak mengatur entitas bertujuan khusus
Metode ekuitas dan harus dikonsolidasikan Metode ekuitas dan tidak dikonsolidasikan
Transaksi pelepasan kepemilikan tetapi tidak menyebabkan hilangnya pengendalian (transaksi ekuitas) Tidak ada
Properti Investasi SAK ETAP
SAK UMUM SAK ETAP
Properti investasi

•Model biaya
•Model nilai wajar
Properti investasi

•Model biaya
Aset tetap

•Model biaya
•Model revaluasi
Aset tetap

•Model biaya (revaluasi harus ada izin pemerintah)
Aset Tidak Berwujud SAK ETAP
SAK UMUM SAK ETAP
Berasal dari internal dan eksternal Berasal dari eksternal
Umur manfaat terbatas dan tidak terbatas Umur manfaat terbatas
Goodwill Tidak ada
Model biaya dan model revaluasi Model biaya
SEWA SAK ETAP
SAK UMUM SAK ETAP
Perjanjian sewa dan perjanjian mengandung sewa Perjanjian sewa
Klasifikasi sewa: indikator dan situasi yang memerlukan judgment Klasifikasi sewa: indikator yang tidak perlu judgment (pengalihan aset, opsi beli, min 75% umur ekonomis, min 90% nilai wajar, dan aset bersifat khusus)
Jual dan sewa-balik (sale and leaseback) Tidak ada
Sewa dan sewa lanjut (lease and sublease) Tidak ada
Kewajiban Diestimasi (Provisi) dan Kontinjensi, Ekuitas, dan Pendapatan SAK ETAP
SAK UMUM SAK ETAP
Kewajiban diestimasi (provisi), aset kontinjensi, dan kewajiban kontinjensi Sama
Ekuitas Sama
Pendapatan penjualan barang dan jasa Sama
Biaya Pinjaman dan Penurunan Nilai SAK ETAP
SAK UMUM SAK ETAP
Biaya pinjaman dikapitalisasi Biaya pinjaman dibebankan
Penurunan nilai

•Instrumen keuangan: incurred loss
•Goodwill dan aset tidak berwujud dengan umur manfaat tidak terbatas
•Unit penghasil kas
Penurunan nilai

•Pinjaman yang diberikan dan piutang: expected loss (aging schedule)
•Tidak ada
•Tidak ada
Imbalan Kerja SAK ETAP
SAK UMUM SAK ETAP
Imbalan kerja jangka pendek Imbalan kerja jangka pendek
Imbalan pasca kerja Imbalan pasca kerja, perhitungan lebih sederhana

 

Imbalan kerja jangka panjang lainnya Imbalan kerja jangka panjang lainnya
Pesangon pemutusan kerja Pesangong pemutusan kerja
Imbalan berbasis saham Tidak ada
Pajak Penghasilan SAK ETAP
SAK UMUM SAK ETAP
Konsep pajak tangguhan (deferred tax concept) Konsep pajak terutang (tax liability concept)

 

Laba fiskal dan laba akuntansi Laba fiskal
Aset dan liabilitas pajak tangguhan Utang pajak
Mata Uang Pelaporan dan Transaksi Valas
SAK UMUM SAK ETAP
Mata uang pelaporan: rupiah atau mata uang asing

 

Mata uang pelaporan: rupiah atau mata uang asing
Transaksi valas: kurs tanggal transaksi Transaksi valas: kurs rata-rata bulanan (mingguan)

 

Sumber 
Dwi Martani
martani@ui.ac.id atau dwimartani@yahoo.com
081318227080 / 08161932935
http:/staff.blog.ac.id/martani/
http://staff.ui.ac.id/martani
About these ads

About vincenthree

Im young, talented, I like a challenge, reliable, and creative. I try to share about news, knowledge and my experience in my life, my college, you can read any topics, more than digital, IT, musics, autos, adventure, healthy life, etc
This entry was posted in Finance n Economy, Kuliah and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s