Profil Tim F1 2010: Red Bull

Red Bull Racing RB6-Renault

Red Bull

  • Pembalap: Mark Weber, Sebastian Vettel
  • Mulai di F1 : 2005
  • Mesin : Renault V8
  • Posisi 2009 : 2

Tim ini berhasil mencapai satu kemajuan luar biasa pada tahun 2009 – terutama dalam keberhasilan membuat mobil terbaik dalam musim balap 2009.

Mobil Red Bull adalah mobil tanpa double-diffuser yang kontroversial tercepat di paruh pertama musim balap, hanya kalah dari Brawn yang sudah dilengkapi alat itu.

Setelah membuat sendiri alat kontroversial itu, tim ini tampil lebih seimbang dan memimpin di paruh kedua musim balap dimana kedua pembalapnya masing-masing memenangkan dua GP lagi, setelah GP Jerman dan Cina di awal musim.

Tim ini berhasil mengatasi dua pembalap yang sangat kompetitif dengan tidak menerapkan satu keputusan tim mengenai pembalap yang dianakemaskan karena menginginkan satu persaingan yang sehat. Namun akibatnya adalah tim ini gagal merebut gelar juara dunia pada kategori mesin.

Musim balap 2010 akan lebih sulit bagi Red Bull untuk menjadi tim yang diperhitungkan di papan atas meski mereka mempertahankan pembalap dan pembuat mobil sehingga kerjasamanya sudah terbukti dan ini setidaknya akan membantu.

Satu hal yang akan memperlemah posisi Red Bull adalah mereka harus berganti mesin dari Renault karena ada berbagai batasan baru dalam kinerja mesin yang diterapkan oleh FIA tahun ini. Oleh karena itu kemampuan mesin yang kuat dan dapat diandalkan menjadi kunci keberhasil satu tim

Pembalap

Sebastian Vetel yang berasal dari Jerman memilki kemampuan untuk menjadi juara dunia Formula 1. Kesempatan emas itu muncul tahun lalu namun terhalang oleh kesalahan di paruh pertama musim balap dan juga kerusakan mesin.

Tahun lalu dia menjuarai GP di Shanghai, Silverstone, Suzuka dan Abu Dhabi dengan penuh sensasi. Namun, dia merupakan pembalap yang kurang berhati-hati dan ini bisa dilihat dari kecelakaan di Monaco ketika dia dikenai hukuman potongan angka, kemudian tabrakan dengan mobil Robert Kubica di Melbourne serta kendaraannya berputar-putar di GP Malaysia.

Di GP Singapura kesialan yang dihadapinya adalah masalah mesin dan juga hukuman potong angka karena melanggar kecepatan saat keluar dari tempat perhentian.

Jika Vetel bisa mengatasi hal itu semua, ditambah dengan ketegasan tim dan mesin yang lebih baik, tidak diragukan dia akan dengan mudah menjadi juara dunia.

Mark Weber adalah salah satu pembalap senior di Formula 1 dan prestasinya tahun 2009 cukup mengesankan dengan memenangkan dua GP termasuk mengalahkan rekan satu tim Vetel di sirkuit Nurburgring, Jerman.

Dia juga menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menahan Jenson Button di GP terakhir musim 2009.

Pembalap Australia ini memulai tahun 2009 dalam situasi yang tidak menguntungkan, kakinya patah akibat kecelakaan yang dialami sebelum musim balap dimulai. Dengan prestasi yang diraihnya ini hampir dipastikan rasa percaya diri Weber kali ini lebih besar dibanding sebelum musim 2009 dimulai.

Sumber: Liputan Khusus BBC Indonesia

About vincenthree

Im young, talented, I like a challenge, reliable, and creative. I try to share about news, knowledge and my experience in my life, my college, you can read any topics, more than digital, IT, musics, autos, adventure, healthy life, etc
This entry was posted in Sport's. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s