Ban Bridgestone F1 2010 terlalu awet!!

Problem utama itu sekarang sudah bisa diungkapkan: Problem itu adalah ban buatan Bridgestone.

Ban yang mereka bawa, lunak maupun keras, ternyata terlalu “awet” di semua lomba. Akibatnya, para pembalap hanya perlu melakukan satu kali pit stop sepanjang lomba. Bahkan, andai tidak ada aturan harus menggunakan dua tipe ban kering yang berbeda saat lomba, para pembalap mungkin tidak lagi perlu melakukan pit stop!

Ingat, Jenson Button (McLaren-Mercedes) memenangi GP Australia hanya dengan sekali pit stop. Dia memasang ban kering tipe lunak pada putaran ketujuh lomba, lalu terus menggunakannya dengan cepat sampai akhir lomba, di putaran ke-58!

Tentu saja, semakin sedikit pergantian ban (karena tak ada lagi pengisian bahan bakar), semakin sedikit pula potensi terjadinya perubahan posisi di lintasan. Andai tidak ada perubahan aturan lomba (misalnya memaksa pembalap pit stop minimal dua kali), maka situasi ini tidak akan berubah sampai akhir musim.

Menanggapi situasi ini, Bridgestone mencoba “menghibur” lewat pernyataan resmi yang rutin mereka keluarkan sebelum setiap lomba. Mereka bilang, panasnya Malaysia dan kondisi lintasan Sepang bisa membuat situasi berbeda dari biasanya.

“Sepang cukup keras terhadap ban, dan sirkuit itu punya banyak tipe tikungan dan dua area pengereman keras di ujung trek lurus panjang. Berarti energi yang harus dihadapi ban dalam satu putaran cukup besar. Pembalap harus hati-hati tidak mengunci ban saat mengerem, khususnya saat membawa banyak bahan bakar dan memakai ban dingin di awal lomba,” tutur Hirohide Hamashima, bos teknis Bridgestone. “Temperatur tinggi biasanya menjadi faktor besar di Malaysia, dan itu bisa berarti pemakaian ban lebih keras dari yang sudah kita hadapi tahun ini,” lanjutnya.

Lewat pernyataan ini, Bridgestone mencoba menenangkan kekhawatiran penggemar, bahwa ban mungkin tidak akan menjadi penyebab utama boring-nya lomba.Tapi kalau sampai balapan di Sepang ini kembali boring, maka bisa diartikan pula bahwa lomba-lomba setelahnya akan terancam lebih boring lagi.

Ingat, kata Bridgestone, pemakaian ban di Sepang biasanya lebih keras dari kebanyakan sirkuit lain. Dan ingat pula, Bridgestone mungkin tidak akan bisa mengubah situasi, karena ban untuk sejumlah lomba ke depan sekarang sudah selesai diproduksi. Mereka tak mungkin mau “membuang” ban yang sudah jadi, demi membuat ban yang lebih gampang “habis.”

Apalagi mengingat Bridgestone sebenarnya sudah tak sabar untuk mengakhiri musim 2010 ini. Lagi-lagi ingat, Bridgestone sudah menyatakan bakal mundur dari F1 di penghujung 2010! Karena itu, para penggemar F1 pada dasarnya hanya bisa pasrah. Mungkin ini waktunya bagi kita semua untuk ramai-ramai menatap ke langit, dan berharap semua lomba bakal diguyur hujan!

About vincenthree

Im young, talented, I like a challenge, reliable, and creative. I try to share about news, knowledge and my experience in my life, my college, you can read any topics, more than digital, IT, musics, autos, adventure, healthy life, etc
This entry was posted in Automotif..., Sport's and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s