Hati-Hati Mobil Hidung Pesek

hmm.. mobil hidung pesek??

ya disini maksudX adalah mobil yang tidak memiliki moncong depan…

biasaX memiliki ciri2 mesin yang diletakkan dibawah, dibagian bawah kursi depan.. ya dengan begitu bagian depan tidak memilki moncong, alias depan setir langsung jalan.. contohX antara lain Daihatsu Zebra, Suzuki Carry, APV, Mitsubishi Colt T120SS atau KIA Travello..

Lalu apa Masalahnya??

ini yang dikatakan AutoBild Indonesia:

mobil dengan mesin di bawah penumpang tidak dapat memenuhi standar tes tabrak yang ditentukan. Bagaimana mau lulus, mobil jenis tadi memiliki crumple zone yang sangat minim. Bahkan ada pemeo bilang, kalau naik minibus seperti itu dengkul kitalah yang menjadi bumper..


lalu ini tips dari AutoBild Indonesia,

1. Selalu pake seatbelt alias sabuk pengaman

hoho..ni wajib dilakukan semua pengemudi, terutama bwt mobil ber‘hidung’ pesek ini. Jarak badan ke kaca lebih dekat, membuat sabuk pengaman harus dieratkan dengan sempurna karena sebagian besar cedera pada kecelakaan di mobil minibus adalah pada kaki dan kepala.

2. Tambah jarak aman

Normalnya, jarak aman saat membuntuti mobil lain adalah 2-3 detik. Untuk mobil semi-bonnet,  jumlah ini harus ditambah hingga sekitar 3 detik. Selain nyawa jadi taruhan bila tabrakan, jarak pengereman mobil semi-bonnet  juga sekitar 20-30% lebih panjang. Hal ini disebabkan karakter mobil yang jauh dari dinamis dan memakai basis angkutan komersial.

3. Berpikir 2 kali sebelum menyalip

Tabrakan ‘adu kambing’ adalah yang paling utama dihindari. Dalam kecepatan rendah saja, tabrakan di mobil semi-bonnet  bisa menyebabkan cedera serius pada penumpangnya. Maka dari itu, tahan emosi saat berjalan di jalur luar kota.

4. Bermanuver halus dan jaga kecepatan

Dari pabrik, minibus jenis ini tidak dirancang untuk memiliki akurasi manuver yang tinggi. Makanya ban dan suspensi yang dipakai pun lebih untuk pemakaian kecepatan rendah. Bila harus menikung, jaga supaya aksi itu dilakukan sehalus mungkin. Ingat juga, mobil minibus semi-bonnet memiliki titik gravitasi lebih tinggi dari kebanyakan mobil penumpang lainnya, sehingga membuat tidak stabil.

5. Jaga bobot penumpang dan barang

Kemampuan angkut mobil semi-bonnet  memang luar biasa. Dan kadang hal ini kelewat dimaksimalkan oleh pemiliknya. Kapasitas angkut penumpang maksimum memang sekitar 7 orang, itu dengan asumsi 1 orang berbobot 65-70 kg. Bila orangnya sudah penuh, jangan lagi tambah beban mobil dengan barang-barang. Kelebihan muatan akan mengurangi kestabilan dan daya pengereman secara drastis.

6. Siap angkat kaki

Tips terakhir ini memang terdengar agak konyol, tapi layak dipertimbangkan. “Saya pernah selamat dari cacat. Ketika mobil (Suzuki Carry) hendak menabrak kendaraan di depan, saya yang duduk di sebelah kiri sempat mengangkat kaki. Dan benar saja, kabin ringsek namun saya hanya luka ringan,” ucap Sugiarto Andika, seorang pegawai negeri. Maka dari itu, sebaiknya jangan tertidur ketika kita duduk di depan.


Crumple zone

Crumple zone  memegang peranan penting dalam menyelamatkan nyawa kita saat tabrakan. Zona benturan ini bertugas menyerap energi yang terjadi dan mengkonversikannya dalam bentuk lipatan-lipatan bodi dan sasis. Meski mobil semi-bonnet memiliki ‘hidung’ pesek, beberapa pabrikan menambahkan crumple zone  seperti yang dilakukan Suzuki pada APV dan Daihatsu pada Gran Max.

Sumber: AutoBild Indonesia

About vincenthree

Im young, talented, I like a challenge, reliable, and creative. I try to share about news, knowledge and my experience in my life, my college, you can read any topics, more than digital, IT, musics, autos, adventure, healthy life, etc
This entry was posted in Automotif... and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s