Mengenal Reksadana: Jenis dan Karakteristik

Ditulisan sebelumnya (baca: Mengenal Reksadana: Pengertian dan Pengantar ) Kita sudah mengetahui pengertian mengenai reksadana,  Reksadana adalah wadah untuk menghim­pun dana masyarakat dan ke­mudian diinvestasikan ke ber­bagai instrumen investasi oleh manajer investasi (MI). Jadi, seorang  investor akan  menyetorkan uang dan MI wa­jib membiakkan duit itu. Berinvestasi di reksa­dana, investor sudah tidak perlu repot setiap hari mengelola portofolio investasinya sendiri.

Secara umum, ada lima jenis reksadana di pasar, jenis ini dibagi sesuai karakteristiknya masing-masing. Dalam karakteristik itu terdapat tingkat pengembalian atau return dan resiko yang berbeda-beda.

Reksadana saham

Reksadana saham adalah reksadana yang nantinya MI akan menginvestasi­kan sebagian besar dana inves­tor, yakni hingga 80%, di saham. Jenis yang berbasis saham ini, ka-rakternya pun sama dengan sa­ham. Memiliki resiko tinggi, tapi po­tensi keuntungannya juga ting­gi. Selain dari dividers, keun­tungan reksadana saham juga berasal dari capital gain atau kenaikan harga saham.

Inilah yang menjadikan keun­tungan atau return reksadana saham juga fluktuatif. Karena harganya fluktuatif, sebaiknya, Anda berinvestasi di reksadana saham dalam jangka panjang. Soalnya,potensi risiko kerugian akan lebih besar bila Anda men­jual kembali reksadana saham yang baru dibeli. Selain itu, Anda juga harus menanggung biaya penjualan reksadana. Investor yang sesuai dengan reksadana jenis ini adalah me­reka yang bosan mengambil ri­siko kehilangan sebagian dari pokok investasi dalam jangka pendek, tetapi ingat mendapatkan keuntungan yang signifikan dalam jangka panjang. “Reksadana saham tumbuh 45% hingga 50% dalam dua tahun terakhir.

Reksadana Pendapatan Tetap

Reksadana pendapatan tetap adalah reksadana yang nantinya MI menem­patkan minimal 80% dana inves­tor pada instrumen obligasi. Sisa dana kelolaan bisa ditem­patkan pada portofolio lainnya. Sebutan “pendapatan tetap” bukan mengacu pada imbal hasil yang selalu tetap. Tapi, berasal dari portofolionya yaitu obligasi yang memberikan bu­nga tetap secara rutin.

Reksadana ini memiliki po­tensi keuntungan investasi lebih besar dari reksadana pasar uang, tetapi lebih rendah dari­pada reksadana saham. Tentu saja dari sifat saham, tingkat risikonya pun mengikuti. Jadi, reksadana jenis ini cocok untuk investasi jangka menengah.

Reksadana Pasar Uang

Reksadana pasar uang meng­investasikan dana di instrumen pasar uang, seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan obligasi/surat utang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun. Umumnya, risiko gagal bayar pada obligasi yang segera jatuh tempo itu kecil. Makanya, rek­sadana ini punya tingkat resiko paling rendah, begitu juga de­ngan return-nya. Reksadana pasar uang paling cocok untuk investor konservatif sebagai pelengkap tabungan dan deposit. Instrumen ini juga pas bagi Anda yang ingin berinvestasi kurang dari setahun. Sebab, tujuan investasi pada reksadana pasar uang umum­nya untuk perlindungan kapital dan likuiditas yang tinggi, karena dapat dicairkan kapan saja dengan risiko penurunan nilai investasi yang kecil.

 Reksadana Campuran

Dalam khazanah investasi reksadana, reksadana campuran memiliki posisi unik. Karakter isi keranjang portofolionya mencampur bermacam instrumen investasi keuangan. Tidak seperti reksadana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, dan reksadana saham, reksadana campuran tidak mernpunyai batasan alokasi in­vestasi yang boleh dilakukan. Reksadana jenis ini dapat mela­kukan diversifikasi portofolio pada surat-surat berharga seca­ra lebih fleksibel. Risiko reksadana campuran tak setinggi reksadana saham, nam un tak seaman reksadana pasar uang, apalagi reksa­dana terproteksi. Potensi risk and return dari reksadana campuran, secara teoritis, ber­ada di antara reksadana pendapatan telap dan saham. inilah yang membuat instru­men investasi ini cocok bagi in­vestor yang kurang berani menerima risiko yang terlalu besar, tapi ingin memperoleh hasil lu­mayan. Reksadana campuran juga cocok untuk investor yang mempunyai tujuan investasi antara tiga sampai lima tahun yang akan datang. Berdasarkan catatan historis, membiakkan dana di produk reksadana cam­puran bisa memberi return. sebesar 20% per tahun.

 Reksadana Terproteksi

Pada dasarnya, reksadana terproteksi memiliki risiko yang relatif kecil. Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), awal­nya, memperkenalkan produk investasi ini sebagai sekoci pe­nyelamat industri reksadana dari penurunan nilai aktiva bersih reksadana yang terempas krisis keuangan.

Namun, berbeda dengan rek­sadana campumn biasa, reksadana terproteksi memberikan jaminan kepada nasabahnya bahwa modal awal yang dita­namkan oleh investor akan kembali utuh. Sabagai dampak­nya, return reksadana ini tak setinggi reksadana campuran atau reksadana saham. Alasannya, investor telah memperoleh jaminan kompensasi pengembalian utuh uang inves­tasi awal pada saat jatuh tempo di masa mendatang.

Besaran investasi minimal di reksadana terproteksi juga cukup besar Saat membeli reksadana Lain, mungkin, Anda bisa hanya menyiapkan dana ratusan ribu rupiah saja. Namun, itu ti­dak bisa terjadi pada pembelian produk reksadana terproteksi. Nilainya bisa puluhan juta hingga ratusan juta rupiah untuk sekali investasi.

Saya mencoba mencari rangkuman berupa matriks mengenai resiko dan return dari masing-masing reksadana. dan ada situs yang membahasnya. (http://drkeuangan.files.wordpress.com) Terimaksih sudah dibuat dalam matrik gambar. agar mudah dalam memahami karakterikstik masing-masing reksadana.

Matrix Resiko dan Return Reksadana

About vincenthree

Im young, talented, I like a challenge, reliable, and creative. I try to share about news, knowledge and my experience in my life, my college, you can read any topics, more than digital, IT, musics, autos, adventure, healthy life, etc
This entry was posted in Finance n Economy and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s