Usaha Bakrie Menyelamatkan Bumi

Bakrie Save Our Earth?!?? Hahaha.. bukannn…

Tulisan ini membahas tentang usaha Bakrie dan perusahaannya yang bernama Bumi Resources yang semakin ramai dan panas saja. Masih segar dalam ingatan soal vonis berbagai pihak kalau Bumi  akan bangkrut lantaran utang yang bisa mencapai US$4,11 miliar.

Atas utang-utangnya yang sebanyak itu,  Bakrie sebagai salah satu pemegang saham menegaskan akan  berjuang habis-habisan, termasuk dengan cara menjual sejumlah aset-asetnya.  Saat ini misalnya Grup Bakrie terlibat pembicaraan serius dengan Grup Sampoerna  terkait dengan penjualan salah satu asetnya.

Belum selesai mengeksekusi salah satu rencana, pada perkembangan terakhir terpetik kabar kalau Grup Bakrie akan melakukan tukar guling sahamnya di Bumi Plc dengan 29% saham Bumi Resources Tbk (BUMI).  Rencana itu keluar dari pertemuan para pemegang saham, yaitu Bakrie, Samin Tan dan Nat Rothschild yang tengah menyelenggarakan rapat dewan komisaris di singapura kemarin. Berdasarkan skenario,  Grup Bakrie yang kini menguasai 23,8% saham Bumi Plc akan menukarnya dengan sekitar 10,3% saham BUMI. Selanjutnya sisa saham BUMI yaitu sekitar 18,7% akan dilunasi Grup Bakrie dengan pembayaran tunai. Menurut rencana, aksi penukaran saham ini sudah selesai sebelum Natal tahun ini. Selain mengambil kembali saham BUMI, Grup Bakrie juga berencana untuk membeli 84,7% saham Berau yang dikuasai oleh Bumi Plc. Transaksi ini ditargetkan sudah selesai sebelum 30 Juni 2013. (Bisnis Indonesia.com)

Ada sejumlah pertimbangan mengapa aksi korporasi tersebut dilakukan

1. sejak bergabung dengan Bumi Plc pada 2009 lalu, kondisi bursa di London dan Eropa terus menurun. Kondisi  tersebut membuat harga saham Bumi Plc terus terkoreksi sehingga tidak mencerminkan asetnya yang sangat bagus di Indonesia, yaitu Bumi dan Berau Coal Energy.

2.  kongsi bisnis dengan Nathanael Rothschild justru memberikan dampak yang buruk bagi perusahaan. Keluarga Bakrie dan Rothschild berberapa kali terlibat konflik yang menyulut sentimen negatif bagi perusahaan.

Apakah itu sebuah solusi yang ideal?

 Tak ada yang bisa menjawab saat ini. Di tengah jumlah utang yang menumpuk, apa pun pilihan untuk menyelamatkan Bumi,  tetaplah sebuah pekerjaan yang berat. Namun, komitmen penyelamatan perusahaan itu tetaplah mendapat apresiasi.

Tentunya kita hanya bisa menitip harapan kepada Bakrie untuk serius dengan komitmennya itu. Karena di Bumi bukan hanya ada keluarga Bakrie, tetapi ada aset nasional berupa tambang batu bara dan ribuan investor yang saban hari mengadu untung pada saham perusahaan itu.

Untuk itu, manajemen dan siapa pun diminta untuk menghindari distribusi informasi atas rencana-rencana yang masih prematur yang menimbulkan spekulasi yang berlebihan di kalangan investor. 

Bagaimana nasib Bumi setelah usaha/aksi Bakrie akan dilakukan? Silahkan kita simak saja kelanjutannya..

About vincenthree

Im young, talented, I like a challenge, reliable, and creative. I try to share about news, knowledge and my experience in my life, my college, you can read any topics, more than digital, IT, musics, autos, adventure, healthy life, etc
This entry was posted in Finance n Economy and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s