Bicara Soal Penghentian KRL Ekonomi

Agak risih saya mendengar berita Penghentian KRL Ekonomi yang sedang menjadi trending topic di media cetak dan elektronik minggu ini. Saya akan coba beberkan fakta dan opini Saya mengenai hal ini.

Masalah:  Per 1 April 2013 KRL Ekonomi akan dihapus oleh PT KAI. KRL Ekonomi Non AC akan diganti dengan rangkaian baru berupa KRL AC. Tiket tentu akan berubah dari sekitar Rp. 2.000 menjadi Rp. 8.000.

Alasan dihentikan?? kereta (KRL Ekonomi) tersebut sudah tidak layak pakai/layak jalan untuk saat ini. Sudah sangat tua, bayangkan ada yang buatan tahun 1970, buatan tahun 1974. Biaya Perawatannya pada masa sekarang menjadi sangat mahal, suku cadangnya juga sudah tidak dijual, sangat langka, bahkan harus kanibal komponen. Karatan, bolong-bolong dan sering mogok!!!. Data yang ada nyebutin setahun bisa mengalami gangguan sampai 6.000 kali. Gangguan itu bukan saja dialami oleh KRL Ekonomi tapi berimbas ke KRL AC. Lha jelas, kalau rangkaian KRL Ekonomi mogok tentu menganggu seluruh perjalanan kereta. Orang-orang taun’a hanya menyumpah ke PT KAI karena sudah bayar mahal kretanya gangguan melulu.

Kalau tidak salah baca beberapa waktu lalu, sudah 4 tahun PT KAI tidak menerima dana perawatan prasarana dari Kemenhub. Dana ini disebut dana Infrastructure Maintenance and Operation (IMO).  Geje (ga jelas) kenapa dana IMO tersebut tidak turun. Dana tersebut seharusnya diterima sekitar 1.7 triliun pertahun yang seharusnya digunakan untuk perawatan kereta api, sistem persinyalan, perawatan rel, dan sebagainya. Terpaksa PT KAI menggunakan dana sendiri untuk membiayai semuanya, tidak mau ngemis ke pemerintah. bayangin aja, PT KAI seperti PT Damri yang memperbaiki jalan raya sendiri. Waktu ada longsor di lintasan KA di Cilebut JawaBarat, PT KAI memperbaikinya dengan dana sendiri.

Ada juga dana PSO (public service obligation) dari pemerintah sekitar 704 miliar pada tahun ini. Itupun lebih kecil dari tahun sebelumnya yang mencapai 770 miliar karena disunat (dipangkas) oleh DPR. IMO tidak turun, PSO dipotong. Bagaimana bisa memberi layanan secara baik pada masyarakat?

Halo Kemenhub…?? DPR memang sialan kau!! haaahh..percuma mengandalkan mereka. Memang pemerintah kita dan (terutama) DPR tidak pernah peduli. 

About vincenthree

Im young, talented, I like a challenge, reliable, and creative. I try to share about news, knowledge and my experience in my life, my college, you can read any topics, more than digital, IT, musics, autos, adventure, healthy life, etc
This entry was posted in Finance n Economy and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s